hahaha, kemaren-kemaren kelas gue meracuni seorang guru buat download videonya mbak sinta sama mbak jojo dengan alasan "Pak, kok saya gak bisa download video dari youtube?" eh malah dia download'in videonya, nggak cuma satu doang pula, macem-macem. videonya moymoy palaboy juga di download ama dia.
Embak Jojo dan Embak Sina, tau lah apa maksud gue, itu, si embak yang tenar dengan background keong racun, wahaahahahaha
gue nggak mau nulis tentang embaknya ato videonya. orang uenya nggak kenal ama mereka, ngapain juga gue nulis ini itu tentang mereka. iya nggak?
hmmm, sini deh gue ceritain... ceritanya kan gue lagi mandi pagi tuh, terus tau-tau suara penyanyinya keong racun berterbangan di dalem otak gue, enggak tau pegimana ceritanya yang keulang-ulang tuh pasti lirik yang ini-ini doang...
"Hey kamu, Keong Racun. barukenal udah ngajak tidur," sama yang ini nih.. "Hey, kau tak tahu malu, tanpa basa-basi kalo ngajak hepi-hepi,"
well, yang gue hafal emang cuman lirik itu doang sih, hehehehe.
kalo diliat-liat, gue ngerasa ada unsur kritik sosial di lirik lagu yng tadi gue tulis, "Hey kamu, Keong Racun. baru kenal udah ngajak tidur."
Indonesia sekarang udah nggak kayak dulu lagi. sekarang banyak anak muda yang masih bau kencur merasa udah bau baja aja. maksud gue sok dewasa, gitu...
kenapa sok dewasa? mereka ngerasa cinta itu harus diekspresikan dengan sesuatu aktifitas seksual tingkat tinggi (ML red). it's ok kalo emang udah nikah, tapi kalo baru pacaran beberapa bulan, minggu ato bahkan hari? dikemanain moral bangsa?
aduh, sok banget gue ngomong dikemanain moral bangsa... -.-'
pokoknya gue ngerasa kalo dalam lagu itu baik secara tersurat maupun tersirat, ada sebuah sisi yang menunjukkan demoralisasi bangsa. (gaya banget. udah kayak pengamat politik ahli aja..... -,-)
oh, ada lagi.... "Hey, kau tak tahu malu, tanpa basa-basi kalo ngajak hepi-hepi," berarti penciotanya lebih suka basa-basi dari pada sesuatu yang to the point. udah, gitu aja.
jadi bisakah kalian ambil kesimpulan dari segala sesuatu yang gue tulis?
.
.
.
enggak ya...
ya udah, gue juga nggak ngerti mau diapain lagi ini semua... -,-'
Parodi Para Paro Paradoks
Sunday, August 8, 2010
Tuesday, July 20, 2010
terbang terus dijatuhkan
Wah wah wah...
kali ini saya dijatuhkan dari sebuah ketinggian.
baru kemaren sore saya nulis masalah bermimpi dan berharap, sekarang keyakinan saya akan hal itu sedang diuji.
well, saat itu rasanya kayak habis dibawa terbang tinggiiiiiiiiiiiii banget habis itu dijatohin, bruk! sakit deh. perkara terbang tinggi ama dijatohinnya bagemana, itu kita simpen aja dulu. gue malu.
mungkin kata kakak yang tempo hari bilang ke gue kalo mimpi jangan tinggi-tinggi ada benernya juga, maksud gue beneran sakitnya itu lho... -,-'
dan sampe saat ini,walaupun harapan gue tipis, gue masih etep bersikukuh buat berharap. gue yakin, selama gue berharap, harapan itu nggak bakal sia-sia.
eh, teori yang gue dapetin dari buku the secret itu sedang berlaku dalam hidup gue.
welll, cerita itu kita simpen entar aja, hahhaahahhah
kali ini saya dijatuhkan dari sebuah ketinggian.
baru kemaren sore saya nulis masalah bermimpi dan berharap, sekarang keyakinan saya akan hal itu sedang diuji.
well, saat itu rasanya kayak habis dibawa terbang tinggiiiiiiiiiiiii banget habis itu dijatohin, bruk! sakit deh. perkara terbang tinggi ama dijatohinnya bagemana, itu kita simpen aja dulu. gue malu.
mungkin kata kakak yang tempo hari bilang ke gue kalo mimpi jangan tinggi-tinggi ada benernya juga, maksud gue beneran sakitnya itu lho... -,-'
dan sampe saat ini,walaupun harapan gue tipis, gue masih etep bersikukuh buat berharap. gue yakin, selama gue berharap, harapan itu nggak bakal sia-sia.
eh, teori yang gue dapetin dari buku the secret itu sedang berlaku dalam hidup gue.
welll, cerita itu kita simpen entar aja, hahhaahahhah
Thursday, July 15, 2010
Mimpi itu kenapa nggak boleh tinggi-tinggi?
"Woooh, lha. Dek, mimpi itu jangan ketinggian, ntar kalo jatuh sakit! Ahahaha"
seseorang berkomentar kayak gitu waktu gue menyatakan mimpi gue yang mustahil banget : ada koper 5 Milyar jatoh didepan pintu rumah bonyok gue, ada tulisannya "Kepada Yth. Mh0nX"
oke, gue nggak protes masalah itu, tapi yang mau gue sorotin disini adalah kalimat yang terucap dari mulut temen gue itu.
nggak jarang ada orang ngomomong kayak begitu waktu kita mencoba mengekspresikan mimpi kita.
apa salahnya sih mimpi tinggi-tinggi. kalo takut jatuh, mendingan nggak usah mimpi. ketinggian mimpi itu relatif sama persepsi orang yang memandangi mimpi itu sendiri. well, ini cuma buah pikiran gue, tapi gue rasa orang yang bisa ngomong gitu ke dirinya sendiri adalah orang yang merasa takut untuk bermimpi setinggi langit, dan setau gue, orang yang takut bermimpi itu cuma bisa dapet sesuatu yang standar-standar aja, nothing special. -,-'
temen gue pernah ngutip kata-katanya seorang Romo, dan sekarang giliran gue mengutip kata-kata yang dia kutip, hahaha, tapi gue lupa sih gimana lengkapnya kata-kata sang Romo, tapi intinya yah gini : Mimipi itu kayak bintang di langit. mungkin terlalu tinggi untuk diraih, tapi bintang-bintang itu menunjukan arah kepada kita untuk bergerak menuju tempat tujuan kita.
jadi, ambil kesimpulan aja sendiri.
kenapa sih kita harus takut untuk jatuh? percayalah kalo kita jatuh, pasti masih ada satu orang yang mau menopang kita, jangan takut. yakinlah kalau banyak orang yang sayang sama kalian.
Wh, ini nih, gue ngutip dari kata-kata temen gue lagi, nih.
"Jatuh itu memang sakit, tapi gimana kita tau caranya bangun kalau kita nggak pernah jatuh?"
so, kawanku sebangsa setanah air se... apa lagi ya?? -0-
jangan takut bermimpi dengan ketinggian yang melebihi langit. untuk permulaan, kalau kalian masih belum berani mengekspresikan diri, simpanlah saja untuk diri sendiri, itu untuk permulaan. kalo sudah cukup uzur dalam bermimpi, ekspresikanlah mimpi itu segila apapun itu urusan kalian. fokuslah pada apa yang kalian INGINKAN, jangan yg TIDAK DIINGINKAN.
yakin teman! jangan kalah sebelum berperang! (ini gue ngutip kata-kata bokap temen gue yang dikutip lagi sama temen gue terus sekarang gue kutip lagi, hahaha)
seseorang berkomentar kayak gitu waktu gue menyatakan mimpi gue yang mustahil banget : ada koper 5 Milyar jatoh didepan pintu rumah bonyok gue, ada tulisannya "Kepada Yth. Mh0nX"
oke, gue nggak protes masalah itu, tapi yang mau gue sorotin disini adalah kalimat yang terucap dari mulut temen gue itu.
nggak jarang ada orang ngomomong kayak begitu waktu kita mencoba mengekspresikan mimpi kita.
apa salahnya sih mimpi tinggi-tinggi. kalo takut jatuh, mendingan nggak usah mimpi. ketinggian mimpi itu relatif sama persepsi orang yang memandangi mimpi itu sendiri. well, ini cuma buah pikiran gue, tapi gue rasa orang yang bisa ngomong gitu ke dirinya sendiri adalah orang yang merasa takut untuk bermimpi setinggi langit, dan setau gue, orang yang takut bermimpi itu cuma bisa dapet sesuatu yang standar-standar aja, nothing special. -,-'
temen gue pernah ngutip kata-katanya seorang Romo, dan sekarang giliran gue mengutip kata-kata yang dia kutip, hahaha, tapi gue lupa sih gimana lengkapnya kata-kata sang Romo, tapi intinya yah gini : Mimipi itu kayak bintang di langit. mungkin terlalu tinggi untuk diraih, tapi bintang-bintang itu menunjukan arah kepada kita untuk bergerak menuju tempat tujuan kita.
jadi, ambil kesimpulan aja sendiri.
kenapa sih kita harus takut untuk jatuh? percayalah kalo kita jatuh, pasti masih ada satu orang yang mau menopang kita, jangan takut. yakinlah kalau banyak orang yang sayang sama kalian.
Wh, ini nih, gue ngutip dari kata-kata temen gue lagi, nih.
"Jatuh itu memang sakit, tapi gimana kita tau caranya bangun kalau kita nggak pernah jatuh?"
so, kawanku sebangsa setanah air se... apa lagi ya?? -0-
jangan takut bermimpi dengan ketinggian yang melebihi langit. untuk permulaan, kalau kalian masih belum berani mengekspresikan diri, simpanlah saja untuk diri sendiri, itu untuk permulaan. kalo sudah cukup uzur dalam bermimpi, ekspresikanlah mimpi itu segila apapun itu urusan kalian. fokuslah pada apa yang kalian INGINKAN, jangan yg TIDAK DIINGINKAN.
yakin teman! jangan kalah sebelum berperang! (ini gue ngutip kata-kata bokap temen gue yang dikutip lagi sama temen gue terus sekarang gue kutip lagi, hahaha)
Subscribe to:
Comments (Atom)